Kamis, 27 Mei 2010

KEINDAHAN DALAM KEADILAN (Bagian ke-2)


KEINDAHAN DALAM KEADILAN (Bagian ke-2)

Bismillaahirrohmaanirrohiim..........

Keadilan menjadi prinsip dalam interaksi kita dengan Allah SWT, dengan sesama manusia, maupun dengan alam ini secara keseluruhan. Dalam menjalani hubungan kita dengan Allah, keadilan menjadi pendorong bagi kita untuk selalu melakukan yang terbaik. Sebab, tanpa keadilan Allah maka kehidupan akhir dari orang-orang yang berbuat baik dan orang-orang yang berbuat salah akan sama saja.

Dalam MENETAPKAN HAK ORANG LAIN kitapun harus berlaku adil. Dalam hal ini Allah berfirman yang artinya:
"Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah keadaannya atau dia sendiri tidak mampu mendiktekan, maka hendaklah walinya mendiktekan dengan jujur". (Qs. Al Baqarah:282)
"
"Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu PENEGAK KEADILAN karena Allah, ketika menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah KEBENCIANMU terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh,Allah maha teliti apa yang kamu kerjakan".(Qs.Al Maidah:8)

Begitu pula di dalam menegakkan dan menyebarkan kebaikan kepada masyarakat. Allah SWT menegaskan:
"Dan Allah membuat pula perumpamaan; dua orang laki-laki yang seorang bisu, tidak dapat berbuat sesuatupun dan dia menjadi beban atas penanggungnya, kemana saja dia disuruh oleh penanggungnya itu, dia tidak dapat mendatangkan kebajikan pun. Samakah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan, dan dia berada pula di atas jalan yang lurus". (Qs. An Nahl : 76)

Dalam melakukan transaksi kita dengan sesama manusia, keadilan menjadi penguat yang akan menciptakan kepuasan, rasa aman dan nyaman di dalam kehidupan kita. Terhadap interaksi kita dengan alam ini, bersikap adil tak boleh kita abaikan. Karena kerusakan-kerusakan yang kerap kali terjadi, akibat kita mengabaikan prinsip keadilan.


Semoga Kita termasuk hamba Allah yang mampu untuk menegakkan keadilan di muka bumi ini dan semoga kita mendapatkan keridhloan-Nya....amiin YRA.




By: AnakAngon: Selasa, 25 Mei 2010
(S.Hadi dalam Majalah Tarbawi, April 2009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar