ISRA' MI'RAJ (Bagian ke-3)
Bismillaahirrohmaanirrohiim..........
Kemudian aku dibawa pergi ke Sidratulmuntaha yang dedaunannya seperti kuping-kuping gajah dan buahnya sebesar tempayan. Ketika atas perintah Allah, Sidratulmuntaha diselubungi berbagai macam keindahan, maka suasana menjadi berubah, sehingga tak seorang pun di antara makhluk Allah mampu melukiskan keindahannya. Lalu Allah memberikan wahyu kepadaku. Aku diwajibkan salat lima puluh kali dalam sehari semalam. Tatkala turun dan Nabi SAW bertemu Nabi Musa a.s, Musa s.a bertanya: Apa yang telah difardukan Tuhanmu kepada umatmu? Aku menjawab: Salat lima puluh kali. Dia berkata: Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan, karena umatmu tidak akan kuat melaksanakannya. Aku pernah mencobanya pada Bani Israel. Aku pun (Muhammad SAW) kembali kepada Tuhanku dan berkata: Wahai Tuhanku, berilah keringanan atas umatku. Lalu Allah mengurangi lima salat dariku. Aku kembali kepada Nabi Musa as. dan aku katakan: Allah telah mengurangi lima waktu salat dariku. Dia berkata: Umatmu masih tidak sanggup melaksanakan itu. Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan lagi. Tak henti-hentinya aku bolak-balik antara Tuhanku dan Nabi Musa as. sampai Allah berfirman: “Hai Muhammad. Sesungguhnya kefarduannya adalah lima waktu salat sehari semalam. Setiap salat mempunyai nilai sepuluh. Dengan demikian, lima salat sama dengan lima puluh salat. Dan barang siapa yang berniat untuk kebaikan, tetapi tidak melaksanakannya, maka dicatat satu kebaikan baginya. Jika ia melaksanakannya, maka dicatat sepuluh kebaikan baginya. Sebaliknya barang siapa yang berniat jahat, tetapi tidak melaksanakannya, maka tidak sesuatu pun dicatat. Kalau ia jadi mengerjakannya, maka dicatat sebagai satu kejahatan”. Aku turun hingga sampai kepada Nabi Musa as., lalu aku beritahukan padanya. Dia masih saja berkata: Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan. Aku menyahut: Aku telah bolak-balik kepada Tuhan, hingga aku merasa malu kepada-Nya.
(H.R Anas bin Malik r.a: Dalam Shahih Muslim, No. 234)
ALLAH SWT BERFIRMAN DALAM AL QUR'AN YANG ARTINYA:
"MAHA SUCI ALLAH, YANG TELAH MEMPERJALANKAN HAMBA-'NYA' (MUHAMMAD) PADA MALAM HARI DARI MASJIDIL HARAM KE MASJIDIL AQSA YANG TELAH 'KAMI' BERKAHI SEKELILINGNYA AGAR 'KAMI' PERLIHATKAN KEPADANYA SEBAHAGIAN TANDA-TANDA KEBESARAN 'KAMI'. SESUNGGUHNYA 'DIA' MAHA MENDENGAR, MAHA MELIHAT".
(Qs. Al Isra' : 1)
SELESAI................
Makasih saudara-saudara/i-ku atas segala atensinya, mudah-mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari sebuah perjalanan Nabi Muhammad SAW yang sangat sakral ini dan penuh dengan kemuliaan. Semoga kita menjadi Umatnya yang sanggup mendirikan sholat 5 waktu sehari semalam, sebagai amalan yang pertama kali akan dihisab di yaumilakhir nanti......amiin yra.
By: AnakAngon: Sabtu, 15-05-2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar